Tanpa Masker, Prabowo ke Natuna Bantu Obat-obatan untuk WNI

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

5 Februari 2020 19:24 WIB
Nasional | Rilis ID
FOTO: Biro Humas Kemhan
Rilis ID
FOTO: Biro Humas Kemhan

RILISID, Jakarta — Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto melakukan kunjungan ke Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (5/2/2020). Prabowo dan Terawan bersama rombongan bertolak ke Natuna dengan menggunakan pesawat Boeing TNI Angkatan Udara. 

Karo Humas Setjen Kemhan, Brigjen TNI Totok Sugiharto, mengatakan, Prabowo melakukan kunjungan ke Natuna untuk memastikan bahwa pangkalan militer yang digunakan untuk tempat observasi dan pasukan TNI yang bertugas melayani dalam keadaan baik dan bekerja dengan penuh dedikasi.

Dalam kunjungannya itu, Prabowo juga membantu obat-obatan bagi para WNI yang berhasil dievakuasi dari Kota Wuhan, Cina, menyusul mewabahnya virus corona baru atau 2019-nCoV tersebut. 

"Di sela-sela kunjungan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan obat-obatan bagi WNI dari Wuhan yang sedang menjalani observasi," kata Totok dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/2/2020). 

Prabowo, kata Totok, juga ingin memastikan bahwa dinamika yang dilakukan masyarakat Natuna yang sempat menolak wilayahnya menjadi tempat observasi dapat ditangani dengan baik dan komprehensif.

"Pangkalan Militer di Pulau Natuna adalah tempat yang strategis dan dinilai paling layak untuk menjadi tempat observasi saat ini," ujar Totok. 

Jenderal TNI AD bintang satu itu menjelaskan, Natuna dipilih sebagai tempat observasi WNI karena jauh dari pemukiman masyarakat dan didukung dengan infrastruktur dan personel yang disiplin dan sangat siap untuk tugas-tugas kegawatdaruratan.

"Prabowo Subianto memastikan bahwa TNI yang bertugas dalam kondisi baik dan bekerja dengan setulus hati demi keselamatan warga negara Indonesia," tegas dia. 

Prabowo juga mengimbau kepada masyarakat di sekitar Pulau Natuna agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan kegiatan observasi WNI dari Wuhan kepada pemerintah. Menurutnya, masyarakat harus yakin bahwa pemerintah selalu mengutamakan keselamatan masyarakat.

"Untuk itu standar yang dilakukan oleh pemerintah untuk menangani permasalahan virus corona ini cukup ketat dan disiplin," kata Totok. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya