Penjelasan Mahfud soal Rencana Bangun RS Khusus di Pulau Terisolir

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

7 Februari 2020 13:30 WIB
Nasional | Rilis ID
Menkopolhukam Mahfud MD saat berkunjung ke Natuna, Kepulauan Riau. FOTO: Puspen TNI
Rilis ID
Menkopolhukam Mahfud MD saat berkunjung ke Natuna, Kepulauan Riau. FOTO: Puspen TNI

RILISID, Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, hari ini memimpin rapat pembahasan persiapan pulau atau tempat khusus untuk penanggulangan penyakit menular, seperti virus Corona.

"Kita ingin melakukan pembicaraan pendahuluan, apa yang diarahkan Presiden," katanya, saat memimpin rapat di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Jumat (7/2/2020). 

Rapat tersebut dihadiri sejumlah menteri dan pejabat terkait, antara lain Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, Kepala BNPB Doni Munardo, dan Kapuskes TNI Mayjen Bambang DH.

Mahfud menjelaskan, rapat itu merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Joko Widodo atas kemungkinan membangun satu tempat tertentu yang sifatnya eksklusif untuk penanggulangan penyakit menular.

"Pada 4 Februari lalu, Presiden memberi arahan segera dipikirkan kemungkinan membuat satu tempat tertentu yang sifatnya eksklusif dan dijadikan rumah sakit menanggulangi kalau ada penyakit menular seperti virus Corona, SARS, dan sebagainya," jelas Mahfud.

Keberadaan pulau atau tempat khusus itu, kata Mahfud, akan disiapkan dengan standar sehingga membuat langkah penanggulangan penyakit menjadi efektif.

"Jadi, ada tempat isolasi tertentu, dan memenuhi standar. Lalu, aman dan nyaman," kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Sebelumnya, Mahfud menyampaikan masih mencari pulau kosong yang dapat digunakan sebagai lokasi penanganan virus-virus menular.

"Kita akan cari satu tempat kosong, kita punya masih banyak, ribuan pulau yang masih kosong. Rencana akan dipilih satu, khusus untuk rumah sakit, bukan hanya corona. Presiden minta yang jangka panjang disiapkan RS khusus yang menangani virus-virus menular," kata Mahfud di Kantor Staf Presiden (KSP) Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Mahfud menyampaikan hal tersebut dalam rapat koordinasi dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata Wishnutama, Menteri Sosial Juliari Batubara, Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro, Kepala Staf Presiden Moeldoko, Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Amin Soebandrio dan pejabat terkait lainnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya