Pakde Karwo Minta Kendaraan Lewati Jembatan Widang Dibatasi
Budi Prasetyo
Surabaya
RILISID, Surabaya — Kendaraan yang melewati jembatan di kecamatan Widang Kabupaten Tuban, Jawa Timur, akan dibatasi.
Menurut Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, langkah itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan, setelah jembatan itu diperbaiki.
"Kalau beban, memang dibatasi. Jadi, kalau lebih dari 40 ton tidak boleh berjejer," katanya ketika meninjau jembatan Widang, Kamis (7/6/2018).
Untuk mengukur beban kendaraan yang melewati jembatan Widang, Soekarwo berharap agar Kementerian Perhubungan segera mengaktifkan jembatan timbang, agar kerusakan jembatan bisa diminimalisir.
"Saya sudah memberikan surat kepada Kemenhub (untuk mengaktifkan jembatan timbang). Sudah tiga kali," katanya.
Sebelumnya, Jembatan Widang di kabupaten Tuban sudah mulai difungsikan pada H-10 lebaran pascaambruk beberapa waktu lalu.
Diduga, ambruknya jembatan itu disebabkan karena beban kendaraan yang overload.
Perbaikan jembatan tersebut rampung, setelah beberapa minggu dikebut.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
