Jelang Mudik, Polres Metro Bekasi Pastikan Terminal Induk Steril dari Preman

Elvi R

Elvi R

Bekasi

7 Juni 2018 18:33 WIB
Daerah | Rilis ID
Calon penumpang di terminal. FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetyo
Rilis ID
Calon penumpang di terminal. FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetyo

RILISID, Bekasi — Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota Kombes Polisi Indarto memastikan lingkungan Terminal Induk Kota Bekasi di Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, telah steril dari keberadaan preman menjelang musim mudik Lebaran 2018.

"Saya sudah cek langsung keadaan, bahkan saya tanya kelpla terminalnya, bahwa memang disini sudah tidak ada preman," kata Kombes Indarto di Bekasi, Kamis (7/6/2018).

Menurut dia, hilangnya preman di terminal itu tidak terlepas dari kegiatan Operasi Cipta Kondisi selama Ramadhan 1439 Hijriyah/ 2018 Masehi yang digelar personelnya secara intensif.

Kegiatan itu, kata dia, selain menyasar preman juga menjaring sejumlah gelandangan dan pengemis hingga pengamen jalanan yang kerap meresahkan penumpang.

"Kami sudah laksanakan yang namanya Operasi Cipta Kondisi selama Ramadhan dengan menjaring preman, pengemis, gelandangan dan pengamen. Insya Allah tidak ada lagi preman sekarang, di terminal. Kalaupun sekarang ada, pasti kita amankan," ujarnya.

Indarto menambahkan, guna memastikan keamanan lingkungan terminal, pihaknya telah mendirikan Pos Pelayanan (Posyan) Mudik di Terminal Induk Kota Bekasi.

"Di terminal ini, kita punya Posyan, sehari ada lima petugas polisi, dua personel TNI, dua personel Dishub, dua personel Satpol PP, potensi masyarakat sebanyak empat orang dan dua lagi dari dinas kesehatan," ungkap Komber Indarto.

Petugas gabungan di Posyan akan bekerja selama musim mudik dan arus balik Lebaran dengan menempati pos mereka serta sebagian berpatroli di lingkungan terminal.
 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya