Demi Keselamatan Penumpang, BNN Periksa Urine Pilot dan Awak Pesawat

Default Avatar

Anonymous

Batam

6 Juni 2018 18:15 WIB
Daerah | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Batam — Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau akan memeriksa urin pilot, nakhoda serta awak pesawat dan kapal, untuk memastikan tidak ada yang mengkonsumsi narkotika dan obat-obatan selama Operasi Ketupat berlangsung.

"Pemeriksaan urin berlanjut terus, dalam rangka Operasi Ketupat," kata Kepala BNN Kepri, Richard Nainggolan usai pemeriksaan urin pilot dan pramugari di Batam, Rabu (6/6/2018).

Pada Rabu pagi hingga siang, tim BNN sudah memeriksa awak pesawat dari maskapai penerbangan Lion Air, Citilink dan Wings Air dan hasilnya tidak ada yang menggunakan zat-zat berbahaya.

Ia mengatakan, pemeriksaan tes urin selama Operasi Ketupat bertujuan untuk memberikan keamanan, kenyamanan dan kesematan kepada pemudik yang menggunakan jasa angkutan.

"Dengan memeriksa awaknya, dengan meyakinkan mereka tidak menggunakan narkoba, maka mereka bisa mengawal pesawat, kalau sehat dan bersih tanpa menggunakan narkotika dan obat-obatan terlarang," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia membenarkan penemuan tiga orang awak kapal yang diduga menggunakan narkoba.

"Ada tiga orang, terindikasi menggunakan jenisnya sabu-sabu," kata dia.

Sebelumnya, Kapolda Kepri, Irjen Pol Didid Widjanardi mengatakan tiga orang awak kapal terindikasi menggunakan narkoba, dalam pemeriksaan urin di Pelabuhan Domestik Sekupang, Kota Batam.

"Tiga orang terindikasi menggunakan narkoba, dan sudah diamankan, tidak boleh berangkat," kata Kapolda.

Satuan Narkoba Polresta Barelang, bersama pihak terkait memeriksa urin nakhoda dan anak buah kapal sebelum menjalankan kapal dalam arus mudik Lebaran 2018.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya