DPR Duga Kenaikan Harga Bawang Putih Karena Ada 'Oknum Nakal'

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

11 Februari 2020 16:31 WIB
Nasional | Rilis ID
Bawang Putih. FOTO: RILIS.ID
Rilis ID
Bawang Putih. FOTO: RILIS.ID

Akmal berpendapat, bahwa kelangkaan komoditas bawang Putih ini sengaja diciptakan dengan mempermainkan supply dan demand. Untuk itu, menurutnya, koordinasi dengan BULOG juga penting dilakukan agar segera melakukan operasi pasar.

Tak hanya itu, Akmal juga meminta pemerintah agar menekan para importir dan para pedagang besar untuk melepas stoknya sehingga ada penurunan yang menjangkau daya beli masyarakat.

"Penghentian impor bawang putih ini seharusnya berdampak jangka panjang. Jangka pendek mestinya tidak terpengaruh karena stok masih ada berdasar data resmi badan ketahanan pangan kementerian pertanian. Penjarakan saja para pedagang yang sengaja menimbun stok komoditas dengan tujuan menaikkan harga. Karena aktivitas para spekulan model begini yang selama ini merusak tatanan bernegara kita," pungkasnya.  

Sebagai informasi, Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) pada hari Minggu (9/2/2020), merilis data harga bawang putih di Provinsi DKI Jakarta sudah mencapai Rp 68.350/kg, di Kalimantan Timur mencapai Rp 59.000/kg, dan di Yogyakarta mencapai Rp 58.750/kg.

 

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya