Bakamla Akan Segera Miliki Pangkalan Baru di Gorontalo Utara
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
RILISID, Jakarta — Badan Keamanan Laut (Bakamla) segera menindaklanjuti pemberian lahan dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, yang direncanakan sebagai pangkalan baru dari institusi yang mengemban fungsi coast guard itu.
Hal itu disampaikan Kabid Informasi Hukum dan Kerja Sama Kamla Zona Maritim Tengah, Kolonel Bakamla Yospendi, saat Asisten I Setda Kabupaten Gorontalo Utara, Sulaeman Lakoro, beserta staf berkunjung ke Kantor Kamla Zona Maritim Tengah, Manado, pada Jumat (7/2/2020).
"Luas lahan yang akan dijadikan pangkalan Bakamla RI mencapai 3 hektare. Namun pemberian lahan tersebut dilakukan secara bertahap dan pada tahun 2020 diberikan seluas 1,5 hektare, dan sisanya akan diberikan pada tahun berikutnya," kata Setda Gorontalo Utara, Sulaeman Lakoro dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (8/2/2020).
Dalam kesempatan itu, Kabid Operasi Kamla Zona Maritim Tengah, Kolonel Bakamla Ahmad Muharam, menjelaskan, lahan seluas 3 hektare itu merupakan bentuk dukungan kepada Bakamla dalam mengamankan daerah yang berbatasan langsung dengan negara Filipina tersebut.
Pasalnya, wilayah perbatasan itu rawan masuknya penyelundupan senjata api dan bahan peledak, termasuk masuknya orang asing.
"Kita apresiasi kepada Assiten I Setda Kabupaten Gorontalo Utara karena dukungan lahan yang akan dihibahkan kepada Bakamla RI sebagai Pangkalan baru nantinya. Gorontalo Utara sebagai daerah terluar yang berbatasan dengan negara Filipina, diperlukan pangkalan sebagai fungsi dukungan baik personel, informasi intelijen, logistik maupun lainnya. Dan berharap rencana pembangunan pangkalan baru Bakamla RI di Gorontalo Utara ini segera terealisasi," jelas Ahmad Muharam.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
