Calon Jamaah Haji Pesawaran Siap Berangkat ke Jeddah, Ini Pembagian Kloternya
Paggy Fajar Dian Pratama
Pesawaran
RILISID, Pesawaran — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran resmi melepas keberangkatan 127 Calon Jamaah Haji (CJH) Tahun 1447 Hijriah di Aula Islamic Center, Gedongtataan, Kamis (7/5/2026).
Ketua Panitia Pelaksanaan Haji, H. Kamarudin menjelaskan, sebanyak 127 CJH terbagi dalam dua kelompok terbang (Kloter).
"Kloter 19 berjumlah 118 jamaah yang diberangkatkan pada Kamis, 7 Mei 2026, dan bergabung dengan jamaah asal Kabupaten Tanggamus," ucapnya.
Ia menambahkan, sembilan jamaah lainnya tergabung dalam Kloter 31 yang dijadwalkan berangkat pada 17 Mei 2026 bersama jamaah dari Kabupaten Tanggamus, Pringsewu, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Timur, dan Tulang Bawang.
Dari total jamaah tersebut, terdiri atas 58 jamaah laki-laki dan 69 jamaah perempuan yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pesawaran.
Rinciannya yakni Kecamatan Gedong Tataan sebanyak 30, Negeri Katon 16, Tegineneng 11, Way Lima 16, Padang Cermin 4, Punduh Pedada 3, Kedondong 10, Marga Punduh 4, Way Khilau 14, Teluk Pandan 5, serta Way Ratai 14.
“Jadwal keberangkatan CJH dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Jeddah pada 8 Mei 2026. Mari kita doakan semoga diberikan kelancaran dalam perjalanan, sehat walafiat, serta kembali menjadi haji yang mabrur,” kata Kamarudin.
Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan Allah SWT, sehingga para CJH dapat menunaikan ibadah tahun ini.
“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas izin dan rahmat-Nya kita dapat berkumpul dalam rangka pelepasan CJH Kabupaten Pesawaran Tahun 2026,” ujarnya.
Bupati menegaskan, meskipun jumlah jamaah tahun ini sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya, hal tersebut tidak mengurangi rasa syukur dan kekhidmatan dalam mengantarkan para tamu Allah menuju Tanah Suci.
CJH Pesawaran
Nanda Indira Bastian
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
