Khittah Bawang Putih
Wirahadikusumah
Kemudian Jawa Barat (185 ha); Jawa Tengah (1.581 ha); Jawa Timur (636 ha); Bali (195 ha); NTB (811 ha); NTT (50 ha); Sulawesi Utara (170 ha); Sulawesi Tengah (200 ha); dan Sulawesi Selatan (360 ha).
Upaya Kementan itu harus kita dukung. Agar produktivitas bawang putih dalam negeri bertambah. Sehingga kita tidak bergantung lagi dari impor.
Saya sangat berharap perluasan sentra lahan bawang putih itu berhasil.
Terlebih, tidak mungkin sepertinya bawang putih tak bisa tumbuh di negeri ini.
Sebab, meskipun tak pernah ke Tiongkok, saya yakin tanah kita lebih subur dari tanahnya Xi Jinping itu.
Bukankah kata Koes Plus, tanah kita tanah surga. Tongkat, kayu, dan batu jadi tanaman. Apalagi cuma menanam bawang putih. Masak tidak tumbuh?
Tentu saya juga akan merasa senang sekali. Jika program perluasan lahan bawang putih itu berhasil.
Karena dengan begitu, bawang putih akan kembali ke "khittah-nya". Sesuai dengan "kodratnya". Yang menurut legendanya, memiliki hati yang baik. Tidak jahat seperti saudaranya bawang merah.(Wirahadikusumah)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
