Mahasiswa Bingung Siakad Baru, Ini Penjelasan Pihak Unila
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Universitas Lampung melaunching sistem informasi akademik (Siakad) versi ke-enam yang disebut V6 user friendly di ruang senat lantai 2 Rektorat, Senin (3/2/2020).
Siakad yang dikenal sebagai salah satu menu berfungsi memudahkan mahasiswa dalam hal proses akademik, pembayaran, dan sampai pendaftaran wisuda. Namun, bergantinya Siakad baru ini dalam masih membingungkan dan menyulitkan mahasiswa.
Rilislampung.id coba mewawancarai tanggapan mahasiswa tentang berlakunya Siakad baru ini.
M. Helmi Alzuliansyah (18) Mahasiswa Fakultas Teknik ini menilai bahwa Siakad baru menyulitkan mahasiswa.
"Sangat membingungkan, ditambah lagi launching-nya kan ketika mahasiswa libur dan ada yang KKN, dan sosialisasi-nya juga pas mahasiswa sedang libur semester, jadi saya kesulitan untuk mengisi KRS, sekarang harus manual, kenapa itu di launching tapi seperti belum siap, itu cukup menyulitkan," terang Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro 2019.
Senada Putri (21) mahasiswi Fakultas Hukum. Ia juga bingung dengan Siakad baru ini.
Menurut dia, banyak masalahnya, mulai dari sosialisasi yang kurang, dosen pembimbing akademik yang belum paham.
"Saya yang kebetulan mau daftar wisuda kan butuh print out kredit semester untuk syarat wisuda dan ini belum bisa digunakan, belum lagi soal berkurangnya KRS dan berdampak pada mengurangnya IPK, kan ini sangat merugikan, coba diperbaiki secepatnya lah," terang mahasiswi Hukum Pidana ini.
Menanggapi kebingungan mahasiswa tersebut, Kepala Unit Pelaksana Tugas Teknologi Informasi dan Komunikasi Unila Dr. Eng. Ardian Ulvan, ST. M.Sc menjelaskan, Unila menerapkan berbasis online sejak tahun 2000. Sudah generasi kelima Siakad yang telah berlaku.
"Memang perlu proses dalam masa transisi daripada sistem lama dan yang baru karena data dari tahun 2000 dipindahkan ke siakad yang baru," jelasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
