Produk Nanobiosilika dari Sekam Padi Diminati Industri Eropa
Elvi R
Jakarta
Promosi produk nanobiosilika juga mendapat perhatian dari Duta Besar Republik Indonesia untuk Jerman, Bapak Arief Havas Oegroseno. Setelah mendapatkan penjelasan mengenai nanobiosilika, ia berharap produk tersebut dapat segera dikomersialkan di Eropa, khususnya Jerman. Di samping itu, ia melihat peluang baru pemanfaatan limbah sekam padi sebagai sumber energi dan material maju terbarukan yang akan menarik minat Jerman yang saat ini dan ke depan sedang serius mencari alternatif sumber energi dan bahan baku industri yang ramah lingkungan. Promosi dan komersialisasi produk nanobiosilika di Jerman akan dibantu lebih lanjut oleh Atase Bidang Perdagangan, Ibu Nurlisa Arfani, yang juga hadir pada acara tersebut.
Pada IID 2019, Balitbangtan juga mempromosikan satu produk inovatif lainnya yaitu Roselindo Tea yang merupakan produk minuman sehat dari calyx utuh varietas unggul rosella yang dibudidayakan dan diolah secara ramah lingkungan. Kepala Balitbangtan, Dr. Fadjry Djufry, berharap ke depan agar semakin banyak hasil inovasi Balitbangtan yang dipromosikan di tingkat internasional karena hal tersebut dapat meningkatkan scientific and impact recognition, sekaligus mendorong peningkatan daya saing bangsa Indonesia di tingkat global.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
