Kementerian PUPR Lakukan Upaya Tanggap Darurat Pascabencana Banjir di Sulawesi Tenggara
Elvi R
Jakarta
“Penanganan sementara berupa pemasangan Jembatan Bailey panjang 30 meter. Kapasitas beban maksimal jembatan bailey 8 ton atau bisa dilewati 4 kendaraan roda empat satu arah,” kata Kepala BPJN XXI Kendari Sultra Yohanis Tulak Todingrara.
Selanjutnya upaya penanganan yang bersifat permanen akan dilakukan dari penggantian jembatan, penambahan panjang jembatan, perbaikan alinyemen horizontal/elevasi muka jalan, pembuatan cross drain, perkuatan abutmen jembatan, dan normalisasi sungai.
Kementerian PUPR juga menurunkan Tim Satgas Darurat Tanggap Bencana yang bertugas untuk membantu para korban banjir dalam mengevakuasi barang-barang dan mengontrol ketersediaan stok air bersih bagi para pengungsi. Bantuan berupa perlengkapan dan kebutuhan sehari-hari seperti beras, mie instan, minyak goreng, susu, popok bayi, selimut, sarung, biskuit, pakaian layak pakai dan kebutuhan logistik lainnya yang merupakan sumbangan dari seluruh karyawan dan karyawati Kementerian PUPR juga telah dikirim.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
