Bank Lampung Optimistis Masuk BUKU II di 2020

Segan Simanjuntak

Segan Simanjuntak

Bandarlampung

10 Februari 2020 17:54 WIB
Bisnis | Rilis ID
Bank Lampung menggelar press conference Paparan Kinerja 2019 di Ruang Serbaguna lantai 4 Kantor Pusat Bank Lampung, Senin (10/2/2020). FOTO: ISTIMEWA
Rilis ID
Bank Lampung menggelar press conference Paparan Kinerja 2019 di Ruang Serbaguna lantai 4 Kantor Pusat Bank Lampung, Senin (10/2/2020). FOTO: ISTIMEWA

RILISID, Bandarlampung — PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung atau Bank Lampung optimistis mendapatkan modal inti mencapai Rp1  triliun lebih dan masuk Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) II pada tahun ini.

Pada tahun lalu, modal inti Bank Lampung Rp697 miliar atau naik sebesar 5,35 persen dibandingkan tahun 2018 Rp661 miliar (year on year/yoy). Bank pelat merah ini masih dalam kategori BUKU I.

Direktur Utama Bank Lampung Eria Desomsoni mengungkapkan penambahan modal inti pada tahun ini bersumber dari modal setor pemerintah kabupaten dan kota se-Lampung sebesar Rp54 miliar.

Kemudian deviden Rp9,9 miliar, kelebihan cadangan bertujuan Rp160 miliar, cadangan umum Rp150 miliar, dan aset kantor Bukopin Rp14 miliar.

“Melakukan revaluasi aset yang sudah ada sejak tahun 1981, penambahan modal dari mitra strategis, hasil usaha dan reinvestasi. Kita optimis bisa BUKU II tahun ini,” kata Eria kepada awak media di Ruang Serbaguna lantai 4 Kantor Pusat Bank Lampung, Senin (10/2/2020).

Eria juga berkeyakinan masuknya Sekprov Lampung Fahrizal Darminto sebagai Komisaris Utama Bank Lampung makin memperkuat modal setor dari pemerintah kabupaten dan kota.

Saat ini, tahapan fit and proper test calon komisaris utama sedang menunggu jadwal Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Termasuk dua direksi yang masih kosong, yakni Direktur Kepatuhan dan Direktur Operasional.

“Kami mohon dukungannya agar OJK mempercepat prosesnya. Karena ini sudah lama terjadi kekosongan,” ujar Eria.

Direktur Bisnis Bank Lampung Nurdin Hasboena menyatakan hal senada. Menurutnya, target modal inti sebesar Rp1 triliun bukan tanpa dasar.

“Kita tahun ini optimis melampaui Rp1 triliun,” tambahnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya